Data identitas pengujian adalah kumpulan keterangan tentang seseorang yang dibuat oleh program, bukan diambil dari orang yang benar-benar ada. Nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan nomor dokumen di dalamnya tampak wajar ketika dibaca, tetapi tidak menunjuk siapa pun. Halaman ini menjelaskan dari mana kebutuhan itu muncul, mengapa data asli tidak layak dipakai untuk keperluan ini, dan bagaimana menyusunnya agar pengujian Anda benar-benar berguna.
Apa yang membedakan data uji dari data asli
Pembedanya bukan pada panjang atau rapi atau tidaknya sebuah catatan, melainkan pada asalnya. Data asli berasal dari orang yang pernah mendaftar, membeli, atau menghubungi layanan Anda. Data uji dibuat dari nol oleh sebuah program dengan aturan format yang berlaku di negara bersangkutan, lalu diberi nilai yang masuk akal: kota yang memang ada, kode pos yang bentuknya sesuai, dan tanggal lahir yang tidak mustahil.
Akibat perbedaan asal itu, keduanya punya risiko yang sama sekali berbeda. Catatan asli membawa kewajiban hukum dan tanggung jawab moral begitu ia disalin ke komputer pengembang. Catatan buatan tidak membawa keduanya, karena tidak ada orang yang bisa dirugikan olehnya.
Satu hal yang perlu dipegang sejak awal: data seperti ini hanya untuk pengujian dan tidak boleh dipakai untuk menyamar sebagai orang lain. Tidak ada catatan buatan yang bisa dipakai membuka rekening, menandatangani perjanjian, atau melewati pemeriksaan identitas yang sungguhan, dan memang bukan itu tujuannya.
Kapan orang benar-benar membutuhkannya
Kebutuhannya muncul di beberapa titik pekerjaan perangkat lunak, dan hampir selalu karena satu alasan yang sama: sistem harus dicoba sebelum ada pengguna sungguhan.
- Menguji formulir pendaftaran, pembayaran, atau pengajuan, sehingga validasi wajib isi, panjang, dan kumpulan karakter bisa diperiksa sebelum ada data nyata yang berisiko.
- Menyiapkan lingkungan demonstrasi untuk calon pelanggan, di mana catatan yang tampak wajar jauh lebih meyakinkan daripada tulisan contoh yang jelas palsu.
- Menjalankan pengujian otomatis di setiap perubahan kode, yang memerlukan catatan yang sama pada setiap eksekusi.
- Mengisi basis data staging dengan volume besar, untuk melihat bagaimana halaman daftar, pencarian, dan laporan berperilaku ketika isinya ribuan catatan.
- Menguji tata letak, karena nama yang sangat panjang atau karakter dengan tanda diakritik justru yang membuat kolom terpotong.
Mengapa data asli tidak boleh masuk ke lingkungan pengujian?
Menyalin basis data produksi ke lingkungan pengujian tampak seperti jalan pintas yang hemat waktu, dan itulah sebabnya kebiasaan ini bertahan lama. Masalahnya, salinan itu membawa serta seluruh isi: nomor dokumen, tanggal lahir, nomor telepon, dan alamat sejumlah orang yang tidak pernah menyetujui pemakaian tersebut. Setiap orang yang punya akses ke lingkungan pengujian kemudian memegang data pribadi mereka.
Alasan kedua lebih teknis. Data asli cepat menjadi basi: orang pindah rumah, mengganti nomor telepon, dan menutup akun. Catatan yang basi membuat pengujian gagal karena sebab yang tidak ada hubungannya dengan kode yang sedang diuji, lalu menghabiskan waktu tim untuk menelusuri masalah yang sebenarnya tidak ada. Data buatan tidak pernah basi karena Anda sendiri yang menentukan isinya.
Menghapus kolom nama tidak menyelesaikan masalah, karena gabungan beberapa kolom lain sering sudah cukup untuk menunjuk satu orang tertentu. Lingkungan pengujian juga biasanya jauh lebih longgar pengamanannya daripada produksi: kata sandi dibagi lewat obrolan, cadangan disimpan di laptop, dan tangkapan layar beredar di grup pesan.
Apakah catatan yang dihasilkan situs ini nyata?
Tidak. Di generator data identitas di situs ini, seluruh kolom disusun oleh program yang berjalan di peramban Anda. Tidak ada pencarian ke basis data, tidak ada data orang nyata yang dipakai, dan tidak ada hasil yang dikirim ke mana pun. Yang dihasilkan hanya untuk pengujian perangkat lunak, demo formulir, dan pengisian data.
Yang membuatnya berguna adalah bentuknya. Anda memilih satu negara, lalu seluruh kolom diisi menurut kebiasaan negara itu sehingga negara bagian, kota, dan kode pos tidak saling bertentangan. Perbedaan antara meniru format dan menjamin keberadaan seseorang adalah inti dari seluruh pembahasan di halaman ini.
Bagaimana satu catatan identitas disusun
Sebuah catatan jarang berdiri sendiri; ia selalu terdiri dari beberapa bidang yang saling bergantung. Tabel berikut merangkum kelompok bidang yang paling sering muncul beserta kaitannya satu sama lain.
| Kelompok bidang | Isi tipikal | Terikat pada |
|---|---|---|
| Data pribadi | Nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir | Aturan penulisan nama dan penanggalan setempat |
| Kontak | Surel, nomor telepon | Kode negara telepon harus cocok dengan negaranya |
| Alamat | Jalan, kota, wilayah, kode pos | Bentuk kode pos dan nama wilayah negara itu |
| Dokumen | Nomor identitas, nomor pajak | Panjang dan susunan karakter menurut penerbitnya |
| Profil | Pekerjaan, pendidikan, akun daring | Sekadar pelengkap agar catatan terbaca wajar |
Bilah samping di halaman generator memuat kelompok yang sama, sehingga Anda bisa melihat langsung bidang mana yang perlu diisi lebih dulu ketika menyiapkan catatan untuk satu skenario.
Yang paling sering diabaikan adalah kelompok profil. Banyak tim menganggap pekerjaan dan pendidikan sekadar hiasan, lalu mengisinya dengan kata acak. Padahal keduanya sering muncul di layar yang sedang diuji, misalnya halaman profil publik atau ringkasan pesanan, dan nilai yang jelas tidak masuk akal akan menarik perhatian pengulas lebih dari kesalahan yang sebenarnya ingin Anda temukan. Bentuk penulisan alamat dan nama di tiap negara juga berbeda, dan itu diuraikan pada panduan format alamat internasional.
Untuk pengembang: kapan acak, kapan tetap
Keputusan pertama dalam menyiapkan data uji bukanlah memilih negara, melainkan menentukan apakah catatan itu boleh berubah setiap kali dijalankan. Untuk pengujian otomatis dan laporan kutu, jawabannya hampir selalu tidak. Catatan yang berubah membuat kegagalan sulit diulang, karena masalahnya bisa hilang begitu dijalankan ulang. Kunci identitas yang tetap menyelesaikan ini: kunci yang sama selalu membangun catatan yang sama, sehingga satu contoh bisa dipatok dan disebut dalam laporan.
Sebaliknya, pengujian yang sengaja mencari keragaman justru butuh catatan yang berbeda-beda. Untuk keperluan itu, hasilkan sekumpulan besar catatan sekali saja, simpan sebagai berkas acuan, lalu perlakukan berkas itu seperti data tetap yang lain.
Perhatikan juga ketergantungan antar bidang. Tanggal lahir menentukan nilai usia, nomor telepon menentukan kode negara, dan alamat menentukan bentuk kode pos, seperti yang terlihat pada susunan alamat Amerika Serikat. Pengambil acak paling sering merusak pasangan seperti ini, bukan nilai tunggalnya. Karena itu, tetapkan dahulu bidang mana yang menjadi sumber kebenaran, lalu turunkan bidang lain darinya. Bila sistem Anda menyimpan usia sebagai angka, ingat bahwa angka itu tidak boleh berdiri sendiri: ia harus selalu bisa dihitung ulang dari tanggal lahir, agar tidak jadi basi seiring waktu.
Langkah berikutnya
Mulailah dari skenario yang paling sering gagal. Tulis satu paragraf tentang pengguna yang sedang Anda uji, lalu tentukan bidang mana yang benar-benar perlu terisi, dan buka generator data identitas untuk menyusun catatannya dengan kunci tetap. Sesudah itu, telusuri keunikan setiap catatan uji agar catatan yang sama tidak menabrak data lain saat pengujian berjalan.