Menu

Generator data perusahaan untuk uji KYB dan B2B

Generator data perusahaan menyusun nama badan usaha, nomor pendaftaran, dan nomor pajak yang saling cocok untuk menguji alur verifikasi bisnis dan formulir B2B.

Diterbitkan

  • data uji
  • perusahaan
  • pengujian

Generator data perusahaan menyusun catatan badan usaha yang lengkap menurut kebiasaan satu yurisdiksi, mulai dari nama resmi beserta akhirannya sampai nomor pendaftaran dan nomor pajak yang bentuknya saling mendukung. Kebutuhan ini muncul pada alur verifikasi bisnis, pendaftaran vendor, tagihan antarpihak, dan formulir pengajuan kerja sama yang semuanya menuntut data perusahaan yang wajar sebelum ada pelanggan sungguhan. Uraian berikut menjelaskan bagian-bagian data perusahaan, mengapa setiap yurisdiksi memakai aturan yang berbeda, dan mengapa kecocokan antar bidang jauh lebih penting daripada kerapian satu per satu.

Apa saja yang termasuk data perusahaan

Satu catatan perusahaan jarang berhenti pada namanya. Di dalamnya biasanya ada bentuk hukum badan usaha, alamat kantor terdaftar, negara pendirian, nomor pendaftaran pada daftar perusahaan, nomor pajak atau nomor pengenal usaha, nama direktur, dan kadang nomor rekening bank. Setiap bagian itu diterbitkan oleh lembaga yang berbeda, sehingga setiap bagian memiliki aturan bentuknya sendiri.

Karena berasal dari lembaga yang berbeda, bagian-bagian itu tidak berdiri sendiri. Nomor pajak hanya bermakna bersama negara penerbitnya, dan nomor pendaftaran hanya bermakna bersama yurisdiksi tempat perusahaan itu didaftarkan. Menggabungkan kedua nomor dari negara yang berbeda menghasilkan catatan yang tampak rapi tetapi akan ditolak oleh pemeriksaan silang mana pun yang dilakukan pihak lain.

Bagi pengujian, hal ini berarti data perusahaan perlu diperlakukan sebagai catatan berlapis, bukan sebagai kumpulan bidang bebas. Pilih yurisdiksi lebih dahulu, lalu turunkan seluruh bidang dari yurisdiksi itu. Prinsip yang sama dipakai pada data identitas, seperti diuraikan pada data identitas pengujian, dan berlaku sama kuat untuk data perusahaan.

Akhiran nama perusahaan berubah menurut yurisdiksi

Akhiran nama badan usaha bukan hiasan, melainkan penanda bentuk hukum. Setiap yurisdiksi menetapkan akhiran yang sah dan menetapkan konsekuensi hukum yang berbeda untuk masing-masingnya. Perusahaan dengan tanggung jawab terbatas di Jerman memakai akhiran tersendiri, di Prancis ada bentuk yang berbeda lagi, dan di Malaysia serta Australia ada akhiran yang menandakan status tanggung jawab yang serupa tetapi dengan aturan setempat.

Akibatnya, nama perusahaan yang memakai akhiran dari negara lain akan tampak janggal bagi pembaca setempat, meski seluruh katanya benar. Formulir yang menyediakan bidang teks bebas untuk bentuk hukum akan menerima masukan seperti itu dan menyimpannya apa adanya, sementara formulir yang menyediakan daftar pilihan akan menolaknya dengan lebih awal dan lebih jelas. Rincian akhiran per negara ada pada akhiran nama perusahaan menurut negara.

Yang lebih halus adalah hubungan antara akhiran dan bentuk hukum yang dipilih pada kolom terpisah. Bila bentuk hukumnya dipilih sebagai perseroan terbatas tetapi namanya memakai akhiran untuk bentuk usaha perseorangan, catatannya bertentangan dengan dirinya sendiri. Pemeriksaan silang seperti ini murah dilakukan dan justru sering menemukan kesalahan pada data yang dimasukkan manusia.

Mengapa nomor pendaftaran dan nomor pajak harus dipasangkan?

Karena keduanya berasal dari negara yang sama, dan sistem di sisi lain akan memeriksa keduanya bersama-sama. Nomor pendaftaran menunjuk entri pada daftar perusahaan negara itu, sedangkan nomor pajak menunjuk pendaftaran perpajakannya. Bila negara pada kedua nomor itu berbeda, atau bila bentuk nomor pajaknya tidak sesuai dengan negara yang dipilih, pemeriksaan akan gagal meski masing-masing nomor terlihat wajar secara terpisah.

Masalah yang sama muncul pada alamat. Alamat kantor terdaftar harus berada di negara pendirian, dan bentuk alamatnya harus mengikuti kebiasaan negara itu. Perusahaan yang didirikan di satu negara tetapi beralamat di negara lain memang ada dalam kenyataan, terutama untuk kelompok usaha lintas negara, tetapi kejadian itu jarang dan sengaja dicatat berbeda. Data uji yang selalu memasangkannya secara acak akan menghasilkan campuran yang tidak mewakili keduanya.

Untuk pengujian, pasangan yang paling berguna adalah pasangan yang konsisten sebagai kasus normal, ditambah satu pasangan yang sengaja tidak konsisten untuk menguji penolakan. Formulir yang baik akan menandai ketidakcocokan itu dengan pesan yang menyebut negara mana yang dianggap tidak sesuai, bukan sekadar menyatakan bahwa data tidak sah.

Apa itu LEI dan nomor pengenal bisnis lainnya?

LEI adalah pengenal badan usaha yang bersifat global dan dipakai pada transaksi keuangan lintas negara. Berbeda dari nomor pendaftaran yang hanya bermakna di dalam satu yurisdiksi, pengenal ini diterbitkan melalui lembaga yang diakui secara internasional dan memiliki panjang serta digit pemeriksa yang tetap. Karena sifatnya global, ia sering diminta pada onboarding lembaga keuangan dan pada dokumen transaksi antarnegara.

Selain itu ada pengenal bisnis yang banyak dipakai pada perdagangan dan penilaian risiko pihak ketiga. Bentuknya terdiri dari sekelompok digit dengan digit pemeriksa, dan penggunaannya luas di sistem manajemen data pelanggan perusahaan. Kedua pengenal itu berbeda fungsi dan berbeda bentuk, sehingga mencampuradukkannya dalam satu kolom adalah kesalahan model data yang cukup sering terjadi.

Yang perlu dipegang adalah bahwa data uji tidak mendaftarkan apa pun ke lembaga mana pun. Menghasilkan nilai dengan bentuk yang benar tidak sama dengan menerbitkan pengenal yang sungguh ada, dan pemeriksaan terhadap daftar resmi akan menunjukkan bahwa nilai itu tidak terdaftar. Penjelasan lebih lanjut mengenai keduanya ada pada pengenal bisnis internasional, sedangkan daftar pengenal yang dapat dibaca publik dikelola oleh lembaga pengelola pengenal badan usaha global.

Bidang apa yang harus saling cocok pada alur verifikasi bisnis?

Verifikasi bisnis memeriksa lebih banyak pasangan daripada pendaftaran perorangan, dan itulah sebabnya alur ini sering menjadi sumber keluhan. Nama perusahaan harus cocok dengan nomor pendaftaran, alamat harus cocok dengan negara, nomor pajak harus cocok dengan negara, dan nama direktur harus cocok dengan negara tempat tinggal yang dinyatakan pada dokumen pendukung.

Ketidakcocokan yang paling sering muncul adalah pada penulisan nama. Nama badan usaha yang panjang sering ditulis berbeda pada setiap dokumen, ada yang memakai akhiran lengkap dan ada yang menyingkatnya, ada yang menyertakan tanda baca dan ada yang tidak. Bila sistem Anda membandingkan nama dengan pencocokan teks yang ketat, verifikasi akan gagal pada perusahaan yang sah, dan pengujian terhadap ketidakcocokan bentuk penulisan menjadi jauh lebih penting daripada pengujian panjang kolom.

Pasangan kedua yang perlu diuji adalah antara bentuk hukum dan akhiran nama, seperti dijelaskan di atas. Pasangan ketiga adalah antara negara pendirian dan bentuk nomor pajaknya, karena beberapa negara memakai awalan huruf yang menandakan negaranya dan beberapa negara lain tidak memakainya sama sekali. Rangkaian pemeriksaan yang lengkap untuk alur ini ada pada daftar periksa pengujian verifikasi bisnis.

Kasus uji formulir B2B

Uji formulir dengan perusahaan yang namanya panjang dan mengandung tanda baca, lalu dengan perusahaan yang memakai akhiran bentuk hukum yang berbeda dari pilihan pada kolom bentuk hukum. Uji nomor pajak dengan awalan huruf negara, tanpa awalan, dan dengan pemisah yang berbeda-beda. Uji pula kolom negara pendirian yang dipilih tetapi alamatnya berada di negara lain, karena kasus itu sah untuk sebagian kelompok usaha dan tidak sah untuk yang lain.

Tambahkan kasus yang berkaitan dengan tagihan, karena data perusahaan sering muncul pada formulir penagihan yang meminta nomor pajak untuk keperluan pajak pertambahan nilai. Aturan penulisan nomor itu berbeda-beda antarnegara, seperti diuraikan pada format nomor pajak pertambahan nilai menurut negara, dan kasus uji formulir penagihan ada pada kasus uji formulir penagihan.

Untuk mengisi seluruh kasus itu, generator data perusahaan di situs ini menyusun catatan yang bidangnya saling cocok menurut yurisdiksi pilihan Anda, dengan kunci yang membuat hasilnya dapat dibuka kembali. Dengan begitu, laporan kutu dapat menyebut satu catatan tertentu tanpa perlu melampirkan berkas.

Batas pemakaian data perusahaan

Nama perusahaan, nomor pendaftaran, dan nomor pajak yang dipakai pada data uji tidak terdaftar di daftar perusahaan mana pun, dan tidak terkait dengan badan usaha yang sungguh ada. Karena itu, catatan seperti ini tidak dapat dipakai untuk membuka rekening perusahaan, mengajukan kredit usaha, menandatangani kontrak, atau melewati pemeriksaan mitra dagang. Pemakaian untuk keperluan tersebut berada di luar tujuan alat ini dan dapat merugikan pihak lain.

Satu risiko khusus pada data perusahaan adalah tabrakan nama. Nama badan usaha jauh lebih terbatas jumlahnya daripada nama orang, sehingga nama yang dihasilkan generator bisa saja sama dengan nama perusahaan yang benar-benar beroperasi. Karena itu, jangan memakai data uji perusahaan untuk menyampaikan pernyataan publik, dan jangan menampilkannya di halaman yang dapat diakses publik tanpa keterangan bahwa isinya adalah contoh.

Menyiapkan data uji untuk beberapa yurisdiksi

Satu catatan perusahaan tidak cukup untuk menguji alur yang melayani beberapa negara. Siapkan setidaknya satu catatan untuk setiap yurisdiksi yang dilayani, lalu bandingkan perilaku sistem pada masing-masingnya. Perbedaan yang paling sering muncul ada pada bentuk akhiran nama, pada aturan penulisan nomor pajak, dan pada jumlah lapisan yang diperlukan untuk alamat kantor terdaftar.

Perlu pula diuji apa yang terjadi ketika dua yurisdiksi bertemu di dalam satu catatan. Contohnya adalah perusahaan yang didirikan di satu negara tetapi memiliki alamat penagihan di negara lain, atau kelompok usaha yang memakai nama serupa di beberapa negara sekaligus. Kasus seperti ini sah dalam kenyataan, sehingga sistem yang menolaknya akan menimbulkan keluhan dari pelanggan yang sebenarnya benar.

Himpunan lintas yurisdiksi juga berguna untuk memeriksa penyimpanan. Lebar kolom yang cukup untuk satu negara bisa terlalu sempit untuk negara lain, dan aturan pembersihan yang diterapkan pada satu bentuk nomor pajak dapat merusak bentuk yang lain. Uji selalu dengan catatan dari negara yang bentuknya paling panjang, bukan dari negara yang paling Anda kenal.

Simpan himpunan itu bersama penanda negara pada setiap baris, dan tinjau ulang setiap kali Anda menambahkan yurisdiksi baru ke dalam daftar yang dilayani.

Langkah berikutnya

Tentukan dahulu yurisdiksi mana yang perlu Anda layani, lalu siapkan satu catatan lengkap untuk masing-masingnya. Sesudah itu, tambahkan pemeriksaan pasangan antara bentuk hukum dan akhiran nama, antara negara pendirian dan bentuk nomor pajak, dan antara negara pendirian dan bentuk alamat. Ketiga pemeriksaan itu menangkap sebagian besar kesalahan yang nyata terjadi pada alur verifikasi bisnis.

Sebagai penutup, ingat sifat datanya. Seluruh catatan dari generator ini adalah data sintetis untuk menguji perangkat lunak, formulir, dan alur verifikasi milik Anda sendiri. Bentuk setiap bidang sengaja dibuat sesuai aturan yurisdiksinya agar pengujian Anda jujur, tetapi tidak ada satu pun catatan yang mewakili badan usaha, direktur, atau rekening yang sungguh ada.

Lanjut membaca

Alat populer dan artikel cara pakai