Menu

Generator data resume untuk menguji sistem pelacakan pelamar

Generator data resume menyusun riwayat pekerjaan, pendidikan, keterampilan, dan data gaji yang saling cocok untuk menguji pengurai resume dan formulir rekrutmen.

Diterbitkan

  • data uji
  • karier
  • pengujian

Generator data resume menyusun berkas kandidat yang lengkap menurut kebiasaan satu pasar kerja, mulai dari riwayat pekerjaan dan pendidikan sampai keterampilan, tingkat kemampuan, dan harapan gaji. Kebutuhan ini muncul setiap kali sebuah sistem rekrutmen harus diuji sebelum ada pelamar sungguhan, terutama pada pengurai resume yang tugasnya membaca berkas bebas lalu memetakannya ke kolom-kolom terstruktur. Uraian berikut menjelaskan data apa yang perlu ada di dalam satu berkas uji, mengapa garis waktu dan nama jabatan harus saling mendukung, dan di mana batas privasi yang tetap berlaku meski seluruh kandidat di dalamnya tidak pernah ada.

Data apa yang dibutuhkan penguji sistem rekrutmen

Satu berkas kandidat biasanya memuat keterangan pribadi, ringkasan diri, riwayat pekerjaan, riwayat pendidikan, daftar keterampilan, sertifikasi, dan kadang harapan gaji. Setiap bagian itu punya aturan penulisan sendiri, dan yang paling merepotkan penguji adalah bagian yang bentuknya bebas, seperti ringkasan diri dan uraian tanggung jawab, karena bagian itulah yang paling sulit diuraikan mesin.

Sistem rekrutmen yang modern menerima dua jenis masukan: berkas yang diunggah pelamar dan formulir yang diisi langsung. Keduanya menuntut pengujian yang berbeda. Berkas menguji kemampuan penguraian teks, sedangkan formulir menguji aturan validasi dan alur penyimpanan. Data uji yang baik harus melayani keduanya, dan itu berarti catatannya perlu lengkap tetapi tetap wajar dibaca.

Perlu juga diingat bahwa berkas resume tidak berdiri sendiri di dalam sistem. Setelah diurai, catatannya masuk ke basis data pelamar dan muncul di layar penilaian, penyaringan, dan pelaporan. Karena itu, volume dan keragaman data uji menentukan seberapa banyak sudut tampilan yang benar-benar teruji. Prinsip penyusunan data profil yang dipakai di sini sejalan dengan data profil karier untuk pengujian.

Mengapa garis waktu riwayat pekerjaan harus masuk akal?

Karena mesin penyaring dan pengulas manusia sama-sama memeriksa garis waktu lebih dahulu, dan catatan yang garis waktunya tidak masuk akal akan tertolak sebelum bagian lain sempat dibaca. Tanggal mulai harus lebih awal daripada tanggal selesai, urutan pengalaman harus konsisten dengan rentang yang dinyatakan, dan jumlah tahun pengalaman harus sesuai dengan penjumlahan rentang itu.

Kesalahan yang paling sering muncul justru pada dua hal yang terlihat sederhana: pengalaman kerja yang tumpang tindih tanpa penjelasan, dan masa kosong yang panjang di antara dua pekerjaan. Keduanya sah dalam kenyataan, misalnya pada pekerjaan paruh waktu yang berjalan bersamaan atau pada masa istirahat karena alasan pribadi, tetapi keduanya perlu diuji dengan sengaja karena banyak sistem memperlakukannya sebagai kesalahan. Aturan lengkapnya ada pada aturan garis waktu riwayat pekerjaan.

Bagi pengujian, siapkan setidaknya satu catatan dengan masa kosong pendek, satu catatan dengan masa kosong panjang, dan satu catatan dengan dua pekerjaan yang berjalan bersamaan. Periksa bagaimana sistem menampilkan, menyortir, dan menilai catatan itu, sebab di sinilah kesalahan penafsiran paling sering terjadi.

Nama jabatan dan industri yang saling cocok

Nama jabatan jarang berdiri sendiri; ia menunjuk industri, senioritas, dan lingkup tanggung jawab. Sistem yang memetakan nama jabatan ke kategori internal akan menempatkan jabatan yang tidak dikenal ke keranjang lain, dan penempatan yang salah membuat kandidat hilang dari hasil pencarian meski catatannya lengkap. Pengujian perlu mencakup jabatan yang sangat umum, jabatan yang khas satu industri, dan jabatan yang sengaja tidak dikenal.

Masalah kedua muncul dari penulisan yang berbeda untuk jabatan yang sama. Satu organisasi menyebutnya dengan satu istilah, organisasi lain memakai istilah yang berbeda, dan terjemahan antarnegara menambah satu lapis variasi lagi. Sistem yang mencocokkan nama jabatan secara ketat akan gagal pada variasi yang sebenarnya wajar, sehingga pengujian terhadap variasi penulisan menjadi sama pentingnya dengan pengujian jabatan yang tidak dikenal.

Tambahkan pula tingkat senioritas pada kasus uji Anda, karena banyak sistem menyimpulkan tingkat dari nama jabatan. Kandidat dengan nama jabatan senior tetapi rentang pengalaman yang singkat adalah kasus yang sah sekaligus kasus yang sering menimbulkan hasil aneh pada penyaringan. Rincian pemetaan jabatan per industri ada pada nama jabatan menurut industri.

Riwayat pendidikan dan gelar

Bagian pendidikan tampak lebih sederhana karena jumlah barisnya sedikit, tetapi aturan penulisannya cukup bervariasi antarnegara. Nama gelar, lama studi, dan istilah untuk jenjang yang setara berbeda-beda, dan penerjemahan yang dilakukan seenaknya akan menghasilkan catatan yang membingungkan pengulas. Perbandingan istilah jenjang pendidikan ada pada catatan pendidikan dan gelar.

Yang perlu diuji adalah konsistensi antara tahun kelulusan, tahun mulai bekerja, dan usia yang dinyatakan. Kandidat yang lulus setelah mulai bekerja penuh waktu adalah hal yang wajar, sedangkan kandidat yang mulai bekerja sebelum menyelesaikan pendidikan dasar adalah catatan yang perlu ditandai. Sistem yang baik akan menandai kejanggalan itu tanpa langsung menolak, karena kejanggalan kecil sering punya penjelasan yang sah.

Uji pula kandidat yang memiliki lebih dari satu gelar dan kandidat yang tidak mencantumkan pendidikan sama sekali. Kolom yang wajib diisi akan menolak kandidat kedua, padahal banyak sistem rekrutmen di dunia nyata menerima catatan tanpa riwayat pendidikan formal. Keputusan apakah kolom itu wajib adalah keputusan produk, dan data uji membuat keputusan itu terlihat dengan jelas.

Keterampilan, tingkat, dan pengelompokannya

Keterampilan adalah bagian yang paling sulit dibuat wajar, karena jumlahnya sangat besar dan tingkat penguasaannya subjektif. Sebagian sistem memakai pengelompokan keterampilan yang baku, sebagian memakai daftar bebas, dan sebagian lagi menyimpulkan keterampilan dari uraian pengalaman. Ketiga pendekatan itu menuntut data uji yang berbeda.

Untuk pengujian, siapkan kandidat dengan keterampilan yang banyak dan saling berkaitan, kandidat dengan keterampilan yang jarang, dan kandidat dengan keterampilan yang tidak masuk akal untuk jabatannya. Kasus ketiga penting karena menguji batas kepercayaan sistem, dan karena data seperti itu sering muncul di dunia nyata akibat pengisian formulir yang asal. Pengelompokan dan tingkat keterampilan dibahas lebih dalam pada taksonomi dan tingkat keterampilan.

Perhatikan juga pencocokan antara keterampilan dan jabatan. Sistem yang mencari kandidat berdasarkan keterampilan akan menampilkan hasil yang berbeda ketika daftarnya memakai istilah yang berbeda untuk hal yang sama. Uji hal ini dengan menuliskan keterampilan yang sama memakai dua istilah yang lazim, lalu periksa apakah keduanya menemukan kandidat yang sama.

Apa yang harus diuji pada data gaji dan mata uang?

Yang pertama adalah mata uang, karena harapan gaji hampir selalu dinyatakan dalam mata uang setempat dan sistem yang menyimpannya tanpa keterangan mata uang akan mencampur nilai dari beberapa pasar. Yang kedua adalah periode, karena sebagian kandidat menyebut angka per bulan dan sebagian menyebut angka per tahun, dan selisihnya bisa dua belas kali lipat. Kedua hal itu diuraikan pada gaji, mata uang, dan periode.

Yang ketiga adalah pemisahan antara angka bulat yang dinyatakan kandidat dan angka yang dihitung sistem. Sistem yang menyimpan hasil perhitungan tanpa menyimpan masukan aslinya akan menampilkan angka yang tidak dapat dipertanggungjawabkan ketika mata uangnya berubah. Simpan masukan aslinya, simpan mata uangnya, simpan tanggal perhitungannya, lalu turunkan angka lain dari ketiganya.

Uji pula nilai yang ekstrem, misalnya harapan yang sangat rendah dan sangat tinggi, serta nilai yang dikosongkan. Kandidat yang tidak mencantumkan harapan gaji adalah hal yang sangat umum, dan formulir yang mewajibkannya akan kehilangan sebagian besar pelamar. Data uji membuat keputusan itu terlihat sebelum produk dirilis, bukan sesudahnya.

Kasus uji formulir kandidat

Susun kasus untuk nama yang sangat panjang, nama dengan tanda diakritik, dan nama yang hanya terdiri dari satu kata, karena banyak sistem memaksakan pemisahan nama depan dan nama belakang. Tambahkan kasus untuk alamat dan nomor telepon dari negara yang berbeda, serta kasus untuk kandidat yang melamar dari luar negeri. Rangkaian kasus yang lebih lengkap tersedia pada kasus uji formulir rekrutmen.

Untuk menguji penguraian berkas, siapkan berkas acuan dengan susunan yang berbeda-beda, misalnya riwayat pekerjaan yang ditulis dari yang terbaru dan yang ditulis dari yang terlama. Penguji pengurai akan belajar bahwa susunan yang tidak lazim adalah kasus yang paling sering gagal. Pola pengujian ini diuraikan pada berkas uji pengurai resume.

Untuk mengisi seluruh kasus itu, generator data resume di situs ini menyusun catatan kandidat yang bidangnya saling cocok menurut pasar kerja pilihan Anda. Seluruhnya dihasilkan di peramban Anda tanpa dikirim ke mana pun.

Batas privasi dan penyimpanan

Harus ditegaskan bahwa catatan yang dihasilkan situs ini adalah data sintetis. Tidak ada kandidat yang diwakili olehnya, tidak ada nama orang yang dipakai, dan tidak ada berkas lamaran sungguhan yang disalin. Karena itu, catatan tersebut aman dipakai untuk mengisi lingkungan staging dan menguji pengurai tanpa membawa kewajiban atas data pribadi siapa pun.

Tetap ada dua hal yang perlu dijaga. Pertama, jangan memasukkan data pelamar sungguhan ke dalam berkas uji, karena pencampuran itu menghapus keuntungan yang baru saja disebut dan mengembalikan seluruh risiko yang seharusnya dihindari. Kedua, jangan menyimpan data uji lebih lama daripada yang diperlukan; masa simpan yang panjang tanpa alasan hanya menambah permukaan yang harus dijaga. Pertimbangan masa simpan data ketenagakerjaan dibahas pada masa simpan data sumber daya manusia.

Menguji pencarian dan penyaringan kandidat

Setelah catatan kandidat masuk ke sistem, bagian yang paling sering dipakai tim rekrutmen adalah pencarian dan penyaringan. Ujilah pencarian dengan kata kunci keterampilan, nama jabatan, dan nama perusahaan sebelumnya, lalu periksa apakah hasilnya mencakup kandidat yang seharusnya muncul dan tidak memuat kandidat yang tidak relevan. Pengujian semacam ini cepat dilakukan dan sering menemukan masalah yang tidak terlihat pada pengujian formulir.

Uji juga penyaringan berdasarkan rentang, misalnya rentang tahun pengalaman, rentang gaji, dan rentang tanggal melamar. Kandidat yang tidak mencantumkan salah satu nilai biasanya terlempar keluar dari hasil ketika penyaringan diterapkan, dan keputusan apakah perilaku itu diinginkan perlu dibuat dengan sadar. Siapkan catatan yang mengosongkan setiap bidang satu per satu, lalu periksa bagaimana sistem memperlakukannya.

Terakhir, uji urutan hasil. Sistem yang mengurutkan kandidat menurut skor akan menampilkan susunan yang berubah ketika aturan penilaiannya berubah, dan perubahan itu perlu dinilai manusia pada data yang sudah dikenal. Simpan susunan yang dianggap benar sebagai acuan, lalu bandingkan hasilnya pada setiap perubahan aturan agar kemunduran mutu terlihat lebih awal.

Langkah berikutnya

Mulailah dari berkas acuan yang menutup kasus garis waktu, variasi penulisan jabatan, dan mata uang yang berbeda. Sesudah itu, jalankan berkas yang sama pada setiap perubahan pengurai, dan bandingkan hasilnya dengan hasil yang tercatat sebelumnya sehingga kemunduran mutu terlihat lebih awal.

Sebagai penutup, ingat selalu batasnya. Seluruh catatan dari generator ini adalah data uji sintetis untuk menguji sistem rekrutmen, pengurai resume, dan formulir milik Anda sendiri. Isinya dibuat wajar agar sistem Anda teruji dengan jujur, tetapi tidak satu pun menunjuk orang yang sungguh ada, dan tidak satu pun boleh dipakai untuk memberi keterangan yang keliru tentang seseorang atau untuk melewati pemeriksaan yang sebenarnya.

Lanjut membaca

Alat populer dan artikel cara pakai